Aku
tau kamu bukan tipe wanita yang manja. Tipe wanita yang berbicara
dengan gaya kekanak-kanakan dan centil, yang banyak orang bilang kalau
pria akan tergila-gila dengan wanita seperti itu. Tipe wanita yang
sedikit-sedikit meminta bantuan pasangannya dan bersusah payah untuk
terlihat lemah di hadapan prianya. Aku tau kamu adalah wanita yang cukup
mandiri dan cukup kuat. Pekerjaan beratpun kadang kamu lakukan sendiri. Aku tidak pernah protes, terima kasih untuk itu, karena aku tau
cita-citamu adalah menjadi ibu yang kuat yang bisa menjaga anak-anaknya
setiap saat, seperti layaknya ibumu.
Aku tau kamu bukan tipe wanita yang selalu ingin ditanggapi saat
bercerita. Tipe wanita yang ingin selalu dipuji saat melakukan sesuatu
yang menurutnya benar, dan yang ingin selalu diberi simpati saat
mendapatkan masalah. Aku tau kamu adalah wanita yang lebih memerlukan
pendengar yang baik saat pertama kali bercerita mengenai masalah yang kamu hadapi, tanpa perlu mendapat kata-kata penghibur atau nasehat yang
terkadang hanya balik memojokkan. Dan aku, saat kamu bercerita tentang
masalah yang sedang kamu alami, yang pertama selalu aku lakukan adalah
tersenyum dan menggenggam tanganmu, erat sekali, terkadang ditambah
pelukan hangat jika ceritamu diiringi dengan tangisan yang cukup hebat. Aku selalu berterima kasih karena hal itu.
Aku tau kamu bukan tipe wanita yang hangat. Tipe wanita yang selalu menyapa orang-orang dengan ramah. Tipe wanita yang selalu mudah untuk berbincang dengan orang lain. Aku tau kamu adalah wanita yang cukup sulit untuk beradaptasi dan menyamankan diri dengan orang yang baru kamu kenal. Pun kamu bukanlah wanita yang selalu menyapa dengan riang orang-orang disekitarmu. Tapi denganku, kamu merasakan kenyamanan yang luar biasa. Aku adalah pria yang baik dan hangat. Dan aku mengajarimu untuk lebih hangat dan beradapatasi dengan cepat dengan orang-orang baru di sekelilingmu. Terima kasih untuk hal itu.
Aku tau kamu bukan wanita sempurna. Layaknya Lady Diana, atau
Kristen Stewart. Dan bahkan mereka pun punya celah nya masing-masing.
Lady Diana dengan berbagai masalah yang menimpanya, dan Kristen Stewart
dengan facial expressionnya yang begitu-begitu saja.
Kamu tau, aku pun bukan tipe pria yang sempurna. Layaknya Gu Jun Pyo, atau
Pangeran William. Dan bahkan mereka pun punya celah nya masing-masing.
Gu Jun Pyo dengan rambutnya yang sangat norak, dan Pangeran William
dengan kebotakannya yang cukup parah.
Kamu tau aku, aku bukan tipe pria yang super romantis. Tipe pria
pembawa bunga di setiap kencan. Atau tipe pria yang selalu menyiapkan candle light dinner di setiap minggu. Tapi kamu selalu suka setiap kamu membuka layar handphone di pagi hari, kamu selalu menemukan ucapan selamat pagi ku ada di inbox sms mu. Dan kamu selalu suka senyummu di saat-saat seperti itu.
Kamu tau kalau aku bukan tipe pria yang ekspresif. Tipe pria yang setiap saat selalu bertanya apa yang sedang kamu lakukan dan akan kamu lakukan, bercerita apa yang sedang aku lakukan dan akan aku lakukan, atau pun sekedar menyebutkan kata-kata pengungkap rindu saat kita sudah berminggu-minggu tidak bertemu. Dan untuk itu, aku berterima kasih karena kamu memang bukanlah tipe wanita yang senang dihubungi setiap saat dan bukan pula wanita yang senang diberi kata-kata indah nan gombal. Tapi kamu selalu percaya bahwa itu adalah salah satu bentuk perhatianku untukmu.
Kamu tau kalau aku bukan tipe pria yang suka dengan wanita tomboy. Tipe pria yang suka membelai rambut pasangannya yang panjang terurai dan hitam mengkilat. Atau tipe pria yang suka membelikan gaun atau high heels untuk dikenakan oleh pasangannya. Tapi aku selalu suka saat kamu memakai pakaian casual, flat shoes atau sneakers, dan minim make up di setiap kencan kita, aku selalu tersenyum tanpa protes. Meskipun saat kamu dengan terpaksa memakai pakaian yang lebih feminin, aku selalu tersenyum lebih lebar dari biasanya. Aku tetap berterima kasih untuk hal itu.
Kamu tau aku kamu bukan tipe pria yang super loyal. Tipe pria yang selalu membelikan barang untuk pasangannya, baju, sepatu, tas, apapun itu. Tipe pria yang selalu memfasilitasi pasangannya dengan segala kemewahan yang dia punya. Tapi aku selalu suka saat kamu menginginkan sesuatu, aku selalu ada untuk memberikan nasehat-nasehat untukmu, apakah barang itu akan berguna atau tidak, atau untuk memberi tahu bahwa kita harus sekali-sekali melihat ke bawah saat sedang naik ke atas. Dan aku percaya itu semua kamu lakukan untuk masa depanmu.
Banyak sekali kekurangan yang aku miliki, pun begitu juga dengan mu.
Di balik kekurangan itu, aku tetap mencintaimu.
Aku harap kamu pun tetap mencintaiku.
Karena kekurangan itu, kita akan bersama-sama saling memperbaiki diri, dan saling melengkapi satu sama lain.
Terima kasih, karena telah datang dan memperkenalkan diri sebagai pasanganku.
Dibalik semua kekurangan dan kelebihanmu,