Kamis, 17 April 2014

Hidup Anda Saat Ini, Takdir atau Pilihan ?

Belum dapat kerjaan? "yah..namanya juga sudah takdir".
Belum punya pacar? "yah..namanya juga sudah takdir".
Tak kunjung naik jabatan? "yah..namanya juga sudah takdir".
Kapan nikah ya? "yah..namanya juga sudah takdir".
Kapan sih lulus kuliah?"yah..namanya juga sudah takdir".
Apakah benar semua itu adalah takdir?
Anda yakin?
 
Itu semua bukanlah takdir Anda! Jika selama ini banyak orang bilang bahwa kegagalan Anda, atau kesuksesan Anda adalah takdir, rupanya Anda berbicara pada orang yang salah.
Hidup ini bukan pasrah dan hanya berserah pada nasib atau takdir tanpa perjuangan yang berarti. Hidup ini artinya lebih dari semua hal kuno yang dianggap sebagai takdir.
1

Ketika Anda berjalan ada banyak cabang di depan Anda. Anda bisa saja memilih ke kiri, ke kanan, ke depan atau kembali ke belakang ke tempat Anda semula. Semua itu adalah pilihan yang Anda temui di dalam hidup.
1

Apa sih yang menyebabkan Anda belum punya pekerjaan? Apakah Anda sudah berusaha melamar ke mana-mana?
Anda mungkin akan dengan kesal menjawab, ya tentu saja sudah! Dan ternyata malah belum dapat juga hingga sekarang. Bukan salah takdir jika Anda belum mendapat pekerjaan yang Anda impikan. Anda mungkin terlalu pemilih, atau ada yang salah dari CV Anda, perlu mengubah sedikit beberapa hal dari diri Anda. Bagaimana mempromosikan diri lewat CV tersebut, bagaimana aktifnya Anda mencari di koran, atau mengikuti job fair. Itu semua adalah usaha yang merupakan pilihan bagi Anda demi mencapai apa yang Anda inginkan.
Sampai sekarang belum punya pacar? Apakah Anda ditakdirkan untuk sendiri? Tak ada orang yang ditakdirkan hidup sendiri, Yang Maha Kuasa menciptakan kita untuk saling menolong dan melengkapi. Jika memang selama ini Anda masih sendiri, sebaiknya Anda lihat ke dalam diri Anda, apa yang kurang maksimal ya? Atau kah cara Anda dalam mencari pasangan? Atau mungkin sikap Anda yang kurang menyenangkan dan kaku? Mungkin juga cara Anda berpenampilan.
Ada yang bilang jodoh itu akan datang sendiri. Anda percaya? Sebaiknya memang tidak, sekalipun Anda adalah wanita, jodoh tidak datang sendiri.
Jodoh, pasangan datang karena Anda berusaha. Apakah dengan menodong orang dan menanyakan pada orang tersebut "Kamu Jodoh aku yahhh ??", cintakah mereka kepada Anda? Tentu saja bukan!
Perbaiki kualitas diri dari dalam dan luar, baik fisik maupun kepribadian. Jalin banyak pertemanan, jadilah diri sendiri, dan pribadi yang menyenangkan, bukankah memang seharusnya begitu?
Semua di dalam hidup ini terlebih adalah suatu pilihan, bukan melulu takdir yang dipersalahkan. Anda diberikan kuasa untuk menentukan jalan hidup Anda.
Contoh kecil saja: Anda ingin mendapatkan nilai yang bagus dalam suatu ujian. Ada beberapa pilihan, Anda belajar sungguh-sungguh dan mendapatkan nilai bagus, atau Anda tidak belajar dan mendapatkan nilai jelek. Atau cara curang dan hina, mendapatkan nilai bagus dari mencontek. Semuanya adalah pilihan bukan melulu takdir.
Apa yang Anda rasakan dan dapatkan saat ini terlebih adalah hasil dari apa yang Anda lakukan.
Jadi jika Anda ingin memiliki hasil yang sangat memuaskan, ingin meraih segala yang Anda inginkan, buat suatu pilihan bijaksana dan maksimalkan usaha keras Anda. Niscaya keberhasilan itu akan Anda raih. Karena hidup adalah suatu pilihan, sesuatu yang harus diraih dan tak hanya ditunggu.
1

Siapa Bilang Hidup Adalah Pilihan

Tidak semua yang saya inginkan bisa saya peroleh, tidak semua ujung dari ikhtiar adalah seperti yang saya rencanakan diawal, bahwa ketika saya merangkai hidup dari 1+1 dan 2 yang harapkan terjadi namun tidak selamannya begitu, karena pada akhirnya takdir ALLAH lah yang akan terjadi, meski kadang takdir tak mampu saya pahami, iya ketika takdir tak lagi mampu saya pahami apa yang harus saya lakukan? (
Masih terngiang ditelinga saya kalimat “Man purpose, ALLAH dispose” bahwa hidup adalah rangkaian ikhtiar demi ikhtiar, yang berawal dari sebuah niat, niat yang mulia maupun tidak mulia dan selalu ada dua kemungkinan yang terjadi diujung ikhtiar yaitu apakah hasil yang akan terjadi itu sesuai dengan rencana saya atau sebaliknya, inilah ruang kuasa ALLAH, iya ada ruang yang mesti saya sadari, ruang di mana setiap ikhitiar tak dapat saya ketahui ujungnya, ruang yang benar – benar sangat gelap bagi saya.
Ruang itu adalah kehendak ALLAH… (QS. Ar – Rad : 39)
“ALLAH menghapuskan apa yang DIA kehendaki dan menetapkan apa yang DIA kehendaki”
Iya saya hanya hamba, yang perlu saya pahami didalam setiap takdir adalah bukan hanya ALLAH menunjukan betapa maha berkehendaknya DIA, tapi juga betapa ALLAH mengetahui segala galanya, bahkan yang menurut saya gelap dan misteri, ALLAH mengetahui apa yang akan terjadi, untuk itulah ALLAH memilihkan takdir terbaik. Saya adalah milik ALLAH dan setiap pemilik akan memelihara apa yang dimilikinya dengan kasih sayang artinya apapun, iya apapun yang terjadi saat ini karena ALLAH menyayangi saya, mungkin saat ini terlihat seperti luka yang perih menyayat hati namun tahukah saya bahwa esok ini akan menjadi sesuatu yang saya syukuri ) subhanallah, lalu masihkah saya marah atas takdir kali ini ketika saya tahu bahwa ini terjadi karena kasih sayangNYA.
Ketika semua tak seperti yang saya inginkan, sedih pasti, kecewa apalagi,  dan akan menjadi kekeliruan yang fatal ketika saya salah menyikapi, haruskah saya marah dengan ALLAH yang telah memutuskan ini terjadi? satu hal yang harus saya ingat “boleh jadi engkau menyukai sesuatu tapi itu belum tentu baik menurut ALLAH, dan boleh jadi engkau membenci sesuatu tapi itu belum tentu buruk menurut ALLAH” siapa yang lebih tahu, saya atau ALLAH, jadi kalau saya protes sok tahu banget saya merasa bahwa rencana saya yang terbaik )
Hidup memang hitam putih, berliku dan kadang harus memasuki lorong gelap sendiri, namun semua karena kasih sayang ALLAH, bukankah ALLAH tidak pernah membiarkan saya sendiri melalui semua ini, janji ALLAH untuk bersama orang orang yang sabar itu pasti dipenuhiNYA, ALLAH tidak pernah ingkar janji, jadi JANGAN berprasangka buruk kepada ALLAH bahwa luka ini terjadi karena ALLAH tidak sayang saya, nauzubillahimindzalik. 
Dan teruslah penuhi hidup dengan berbaik sangka kepada ALLAH, jangan ada ruang sekecil apapun dalam diri ini untuk berburuk sangka padaNYA, dapat menemui kehendakNYA sejalan dengan prasangka saya kepadaNYA. Percaya deh, dengan berbaik sangka kepada ALLAH akan merubah musibah menjadi anugrah, kesedihan menjadi kegembiraan. Karena ALLAH mengikuti prasangka hambaNYA. Ujian, kehilangan, luka yang terjadi akan berubah dalam sesaat menjadi kekuatan hidup yang kian membuat saya lebih bijaksana dan tenang.
Saya jadi ingat ucapan sahabat saya “kalau semua yang terjadi adalah takdir ALLAH, ngapain dong kita sibuk ikthiar De, duduk manis aja nunggu takdir” ini namanya pasrah, kira kira apa yang akan kita dapat ketika kita hanya pasrah tanpa ikhtiar? dapat apa yah kira kira, satu lagi yang perlu diingat takdir ALLAH adalah akhir dari ikhtiar, ikthiar dulu baru takdir, tak ada ikhtiar tak ada yang akan terjadi, mau apa hidup hanya gitu gitu aja, pahala juga gitu gitu aja, tingkat kemuliaan juga gitu gitu aja, apalgi kasih sayang ALLAH  ) sudah terlalu banyak orang biasa dibumi ALLAH ini, maka kita harus menjadi hamba yang luar biasa !! kan gitu yah?
Ketika takdir ALLAH tak dapat saya pahami, maka kembalilah kepadaNYA, sebab memang ada ruang gelap yang harus saya pahami. Diruang inilah tempat saya menyandarkan segala pengharapan saya. Diruang inilah energi tawakal saya letakan, kepasrahan saya labuhkan. Akhirnya, sayapun akan mengerti takdir ALLAH adalah cintaNYA kepada saya…
Again, kita hanya hamba, hanya debu, ALLAH lah pemilik segala keputusan, STOP bertanya mengapa begini mengapa begitu, tak akan sanggup kita memahami ruang misteri milik ALLAH )
ALLAH lebih tahu yang terbaik, semakin ridho semakin cinta ALLAH kepada kita ) yok, raih cinta ALLAH melalui luka ini, ridho !!

Pepatah bilang " Hidup itu Pilihan"

SEKEDAR CERITA

 


Saya g tau ini namanya apa? , kalau dibilang cinta ya bukan, kalau dibilang sayang karena kasihan.Deket dengan teman se angkatan beda jurusan, emang kita deket udah lama,sejak masih duduk dibangku kelas 1 dulu.Kita main bareng,keluar bareng sekedar cari angin.Tuh orang ngechat fb ,ngajak main,ya aku turutin aja maunya..Waktu itu saya g berani jujur ama sahabat-sahabat saya,karena saya tau mereka g bakalan ngasih restu .Masih inget waktu itu Minggu pagi buta  jam 4 subuh...,hahaha doorrr..hal yang saya duga selama ini bener..,ditembak..,mau jawab apa saya malah jadi bingung waktu itu,tapi juga coba mengerti perasaan sahabat-sahabat saya.Ya udah jalani aja dulu,itu kata yang keluar dari mulutku.


            Sebenarnya saya sudah tau tabiat buruknya dari dulu, gimana g orang hampir cewek satu sekolah bisa aja ditaksir sama dian orang. Banyak yang sebenernya saya g suka dari dia. Ya sebenernya saya tau betul resiko kalau jadian dengan anak bad boy di sekolah, bukan saya mau nyombongin diri, tapi karekter dan sosok saya yang cukup dikenal punya prestasi baik dan dikenal karena memang anak organisasi yang selalu aktif seandainya rasia itu terkuak ke permukaan banyak sekali yang memastikan bahwa nama saya akan jatuh.Ya, resiko tetaplah resiko dan hidup ini adalah pilihan.


            Sejak awal mungkin saya memang sadar bahwa ada modus terselubang selama masa pendekatan itu. Semua kisah sedih yang dia alami diceritakan ke saya. Sejenak saya bisa percaya dan sejenak lagi tidak. Semua terlalu didramatisir dengan retorika yang dia miliki. Saya bisa ambil satu kesimpulan pasti, mungkin ini karena saya sering baca buku Psikologi kepribadian orang bahwa, dia mendapat satu tekanan yang memang sulit kalau ditangani sendiri. Motif pertama memang mau nolong ikhlas. Masalah-masalah itu bukan berkaitan dengan materi tapi lebih pada keadaan mental yang bukan tidak sehat tetapi agak sedikit terganggung dengan skala kecil, jadi orang yang awam soal sikologi maka menganggap dia normal.Saya bisa baca potensinya mungkin suatu saat dia bisa orang hebat asal mau merubah kebiasaan buruknya itu dan mau dekat dengan Tuhan. Sebenarnya keinginan untuk merubah itu, tergambar jelas di otak saya. Tapi mungkin memang untuk mencairkan besi secara  sempurna butuh api dengan suhu 1000 derajat dan itu artinya mental saya memang harus lebih kuat.


            Sore sehabis pulang Prakerin,saya mampir ke tempat Caca sahabat  saya yang dekat dengan dia ,sebelumnya kita udah janjian dulu mau ketemu.Oke sampai di tempat Caca si Caca belum pulang,jadi saya tungguin sampek dia pulang ke kostnya.Tektektek caca dateng,eh mbak vika ..,sahut dia.Terus dia bukain pintu kostnya.Dia terus ganti pakaian.Habis itu saya cerita,belum saya cerita dia udah bisa nebak duluan apa yang mau saya ceritain ke dia..,pasti Si..katanya. ,iya mbak,jawabku..terus aku harus gimana coba? tanyaku ke dia.Dengan muka sedikit tidak enak,saya paham itu tanda ketidak setuannya. Saya coba jelasin semua ke Caca, dan dia cuma ngasih tau saya terserah keputusan ada di tanganmu.


Sepulang dari tempat Caca saya mikir terus,ya udah saya jalani dulu kali,soal kedepan g ada yang tau.Malem si Dia telpon, gimana? bla bla bla bla..,tapi jujur saya bisa nebak dia.karena udah g asing lagi.Sehari,,dua hari,tiga hari, lancar-lancar aja.Sampai seminggu tek dia mutusin tanpa alasan yang jelas.Sakit hati sih enggak ngedongkol iya..,masih saya inget tuh kata-katanya itu "Aku g mau nyakitin kamu" lho kalau g mau nyakitin kok nembak?.

 

Habis putus sama dia, saya baru jujur ke sahabat-sahabat saya yang lain.Kalau ada gelar baru pada saya bahwa sekarang mantannya.Hahahahahaha lihat apa yang terjadi,muka mereka kaget setengah mati.Meraka mungkin kecewa ke saya, Dian sahabat saya juga hampir menangis karena itu.Tapi saya jelasin maksud saya,akhirnya mereka menerima alesan itu. knapa bisa ya?.6 bulan  menyembunyikan ini dari publik,akhirnya kebongkar juga pas dia nulis status,dan di situ ada nama saya,benar saja langsung  pada tau,dan saya dilempari pertanyaan soal itu.Ya saya coba jawab jujurlah.


            Baiklah untuk saya itu semua bukan jadi masalah.Kehidupan ini perlu satu pengalaman menaraik, mungkin supaya bisa diceritakan lagi pada anak cucu. Andai anda orang yang saya maksud dalam tulisan ini, baik sengaja atau tidak sengaja membaca isi hati saya ini tolong dengarkan baik-baik ini;

“Mungkin anda tidak sadar kehilangan wanita-wanita terbaik,itu termasuk saya :D , coba anda fikirkan lagi, jika anda ingin mendapatkan orang baik maka anda harus jadi orang baik dulu.Semua di dunia ini tidak ada yang geratis anda harus berbuat sesuatu untuk mendapatkan sesuatu. Semua hal yang pernah anda alami itu jadikan suatu tarbiyah untuk hidup anda”

Sepenuhnya saya tau dan paham tentang perasaan anda, tentang harapan anda yang juga ingin jadi orang, tetapi begitu sayang sekali anda tidak pandai memanfaatkan keadaan yang ada dalam hidup anda. Fikirkanlah satu keberhasilan besar, lalu buat peta dan segeralah menuju ke sana. Saya yakin anda bisa jadi orang hebat. Jadikanlah Abah bangga padamu dan Ibu di sana bisa tersenyum tenang melihat anaknya jadi orang baik. Jangan lupakan Tuhan, hiduplah semestinya dan berjalanlah bersama orang-orang baik. Kau akan takhlukkan apa saja yang kau kira itu mustahil. Kau tau rasa sakitnya kehilangan sesuatu itu rasanya abadi, jadi jangan biarkan penyesalan itu terulang kembali, kau boleh jatuh tapi berfikirlah kau lebih beruntung dari orang-orang yang meremehkanmu dalam kejatuhan itu, karena kau tau dia mungkin tidak jauh lebih baik daripada dirimu.

Selasa, 15 April 2014

I B U

Ibu merupakan kata tersejuk
yang dilantunkan oleh bibir – bibir manusia.
Dan “Ibuku”
merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian,
manis dan syahdu yang memancar dari
kedalaman jiwa.

Ibu adalah segalanya.
Ibu adalah penegas kita dikala lara,
impian kita dalam rengsa,
rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta,
kemuliaan,
kebahagiaan dan toleransi.
Siapa pun yang kehilangan ibinya,
ia akan kehilangan sehelai jiwa suci
yang senantiasa
merestui dan memberkatinya.

Alam semesta selalu berbincang
dalam bahasa ibu.
Matahari sebagai ibu bumi
yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah
meninggalkan bumi
sampai malam merebahkannya
dalam lentera ombak,
syahdu tembang beburungan
dan sesungaian.

Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan.
Bumi menumbuhkan,
menjaga dan membesarkannya.
Pepohonan
dan bebungaan adalah ibu yang tulus
memelihara bebuahan dan bebijian.

Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.
Penuh cinta dan kedamaian.

:+: Khalil Gibran :+:
copyright© 2013 all rights reserved nelsonfratama.blogspot.com